PEMBUATAN TUGAS BIOGRAFI VIDEO
PERSENTASE MATERI PEMHARUA N ISLAM
Muhammad bin ʿAbd al-Wahhāb adalah
seorang ahli teologi agama Islam dan seorang tokoh pemimpin gerakan keagamaan
yang pernah menjabat sebagai mufti Daulah Su'udiyyah yang kemudian berubah menjadi
Kerajaan Arab Saudi.
Mereka yang mendukung gerakan ini
sering disebut dengan Wahhabi, namun kaum mereka lebih memilih untuk menyebut
kaum mereka sebagai Salafis atau Muwahhidun yang berarti "satu
Tuhan".
Muhammad bin ʿAbd al-Wahhāb adalah
seorang ulama yang berusaha membangkitkan kembali dakwah tauhid dalam
masyarakat dan cara beragama sesuai dengan tuntunan Rasulullah dan para
sahabat. Para pendukung gerakan ini menolak disebut Wahabbi, karena pada
dasarnya ajaran Muhammad bin ʿAbd
al-Wahhāb adalah ajaran Nabi
Muhammad, bukan ajaran tersendiri. Karenanya mereka lebih memilih untuk
menyebut diri mereka sebagai Salafiyun (mengikuti jejak generasi salaf) atau
Muwahhidun yang berarti "Mengesakan Allah".
Ia dilahirkan pada tahun 1115 H (1701
M) di kampung Uyainah (Najd), lebih kurang 70 km arah barat laut kota
Riyadh, ibukota Arab Saudi sekarang. Ia tumbuh dan berkembang dalam keluarga
yang sangat terpelajar, ayahanya juga merupakan seorang tokoh agama dan saudara
laki-lakinya adalah seorang qadhi (mufti besar).
Sejak kecil, Syeikh Muhammad bin ʿAbd al-Wahhāb
mendapatkan pengajaran tentang islam dari ayahnya, dan berkat ketekunannya ia
telah menghafal 30 juz al-Quran. Setelah mencapai usia dewasa, Syeikh Muhammad
bin ʿAbd al-Wahhāb diajak oleh ayahnya untuk bersama-sama pergi ke tanah
suci Mekkah untuk menunaikan rukun Islam yang kelima.
Setelah selesai menunaikan ibadah
haji, ayahnya kembali ke Uyainah sementara Muhammad tetap tinggal di Mekah
selama beberapa waktu dan menimba ilmu di sana. Setelah itu, ia pergi ke
Madinah untuk berguru kepada ulama disana. Di Madinah, ia berguru pada dua
orang ulama besar yaitu Syeikh Abdullah bin Ibrahim bin Saif an-Najdi dan
Syeikh Muhammad Hayah al-Sindi.
Muhammad bin `Abdul Wahab telah
menghabiskan waktunya selama 48 tahun lebih di Dar’iyah. Keseluruhan hidupnya
diisi dengan kegiatan menulis, mengajar, berdakwah dan berjihad serta mengabdi
sebagai menteri penerangan Kerajaan Saudi di Tanah Arab. Muhammad bin Abdul
Wahhab berdakwah sampai usia 92 tahun, dia wafat pada tanggal 29 Syawal 1206 H,
bersamaan dengan tahun 1793 M, dalam usia 92 tahun. Jenazahnya dikebumikan di
Dar’iyah (Najd).
Komentar