Adab Sebelum Ilmu (menjaga adab ketika belajar online)

Adab Sebelum Ilmu (menjaga adab ketika belajar online)

Imam Malik bin Anas berkata, dulu ibuku memakaikanku surban sambil berkata “pergilah engkau ke Robi’ah dan belajarlah darinya adab sebelum kau belajar ilmunya”.

Imam Abdullah bin Mubarok berkata “aku belajar adab 30 tahun dan belajar ilmu 20 tahun begitulah mereka para ulama dahulu, belajar adab dahulu sebelum ilmu” beliau juga berkata “adab ialah 1/3 nya ilmu”.

Berkata sebagian salaf  “kita lebih membutuhkan sedikit adab daripada ilmu yang banyak”.

Berkata Abdullah bin Wahb “apa yang kami pelajari dari adabnya Imam Malik lebih banyak dari ilmunya”.

Berkata Abdullah bin Mubarok “kami lebih membutuhkan sedikit adab dari pada ilmu yang banyak”.

Berkata Ibnu Mubarok “barang siapa yang menganggap rendah Ulama niscaya akan sirna akhiratnya, barang siapa mengaggap rendah para umaro’ (pemimpin pemerintahan) akan sirna dunianya, dan barang siapa yang menganggap rendah saudaranya sesame muslim akan lenyap harga dirinya”.

Adab menurut bahasa adalah kesopanan, tingkah laku yang baik, kehalusan budi dan tata susila begutu juga utamakan adab sebelum ilmu adab juga berarti pengajaran dan pendidikan yang baik sebagaimana sabda Rasulullah saw. “sesungguhnya Allah telah mendidikku dengan adab yang baik dan jadilah pendidikan adabku istimewa”.

Islam tidak hanya menekan pentingnya ilmu Akhlak mulia juga sangat penting bahkan lebih penting lagi, karena tanpa adab, ilmu yang dikumpulkan hanyalah tumpukan pengetahuan, tidak mencerminkan keindahan. Begitu pentinnya adab dalam diri seseorang sehingga ulama berkata “belajar satu bab adab lebih baik daripada engkau belajar 70 bab ilmu.

Dewasa ini ketika wabah corona atau covid 19 menyebar diberbagai belahan dunia, membuat banyak lembaga pendidikan baik itu formal atau non formal membuat kebijakan dengan meliburkan KBM di kelas dan diganti dengan pembelajaran online, hal ini sejatinya adalah bentuk aplikatif dan himbauan pemerintah.

Banyaknya pembelajaran online tersebut maka akan semakin Nampak jelas siapa sajakah penuntut ilmu yang tulus hatinya denga memuliakan ilmu ketika belajar online dan mana penuntut ilmu yang sebaliknya, meninggalkan adab menuntut ilmu hanya karena KBM  (Kegiatan Belajar Mengajar) tidak berjalan dengan tatap muka secara langsung, karena  sejatinya walaupun kini KBM dilaksanakan secara online hal seperti ini tetaplah disebut sebagai majlis ilmu.

Syeikh Abdullah as-Sulmi Hafidzahullah dalam salah satu kajian online beiau berkata, “sesungguhnya tidaklah diragukan bahwa majelis kajian online dengan izin Allah adalah majelis yang dikerumuni para malaikat baik yang hadir bersama atau yang menyimak dan memperhatikan kajian di balik computer sambil memegang pena dan mencatat pelajaran yang disampaikan maka mereka ini dengan izin Allah termasuk orang-orang yang dikerumuni malaikat.

Walau tidak bertatapan muka secara langsung denga guru adab-abad dalam menuntut ilmu haruslah tetap dijaga, sehingga dengan adab yang baik tersebut Allah Ta’ala berkenan menganugrahi ilmu.

Maka dari itu sebagai seorang penuntut ilmu sejati lazim baginya untuk senantiasa menjaga adab baik ketika majlis ilmu secara tatap muka atau pun via online.


Komentar

Postingan populer dari blog ini