Pentingnya Taat Kepada Aturan.

Ali Imran.Tambahkan teks

Pentingnya Taat Kepada Aturan.

( Surat an-Nisa ayat 59 adalah ayat tentang ketaatan dan sumber hukum Islam.)

Dalam al-Quran Surat an-Nisa ayat 59 yang artinya: Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. kemudian jika kamu berlainan Pendapat tentang sesuatu, Maka kembalikanlah ia kepada Allah (al-Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

Keseluruhan Surat an-Nisa merupakan surat madaniyah. Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan, surat ini baru diturunkan setelah Rasulullah serumah dengan Aisyah di Madinah. Demikian pula ayat 59 ini juga termasuk ayat madaniyah.  

1.    Asbabun Nuzul an-Nisa Ayat 59

Ibnu Katsir dalam tafsirnya menyebutkan perkataan Ibnu Abbas. Bahwa asbabun nuzul Surat an-Nisa ayat 59 ini berkenaan dengan Abdullah bin Hudzafah bin Qais, ketika ia diutus oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam untuk memimpin suatu pasukan khusus.

Abdullah memerintahkan pasukannya mengumpulkan kayu bakar dan membakarnya. Saat api sudah menyala, ia menyuruh pasukannya untuk memasuki api itu. Lalu salah seorang pasukannya menjawab, “Sesungguhnya jalan keluar dari api ini hanya Rasulullah. Jangan tergesa-gesa sebelum menemui Rasulullah. Jika Rasulullah memerintahkan kepada kalian untuk memasuki api itu, maka masukilah.”

Kemudian mereka menghadap Rasulullah dan menceritakan hal itu. Rasulullah melarang memasuki api itu dan menegaskan bahwa ketaatan hanya dalam kebaikan.

Ibnu Hajar al-Asqalani menjelaskan, Surat an-Nisa ayat 59 turun berkenaan hal ini, menjelaskan bahwa jika ada perbedaan maka harus dikembalikan kepada Allah (al-Quran) dan Rasul-Nya (hadits).

2.    Kandungan Surat An-Nisa ayat 59

Berikut ini adalah isi kandungan Surat an-Nisa ayat 59:

·       Orang-orang yang beriman wajib taat kepada Allah dan Rasulullah secara mutlak. Yakni mengamalkan al-Quran dan Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

·       Wajib taat kepada ulil amri selama tidak bertentangan dengan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Jika ulil amri memerintahkan sesuatu yang bertentangan dengan al Quran dan Sunnah Rasulullah atau untuk bermaksiat kepada Allah, maka tidak ada kewajiban mentaatinya.

·       Al-Quran dan hadits adalah sumber hukum Islam. Ketika ada hal-hal yang diperselisihkan, harus dikembalikan kepada al-Quran dan hadits.

·       Menjadikan al-Quran dan hadits sebagai sumber hukum dan mengembalikan kepada penilaian keduanya ketika terjadi perselisihan adalah bukti keimanan. Orang yang tidak mau menjadikan al-Quran dan hadits sebagai hakimnya, keimanannya dipertanyakan.

·       Kembali kepada al-Quran dan hadits akan menghasilkan penyelesaian yang lebih baik dan membawa akibat yang penuh berkah.

 

Demikian Surat an-Nisa ayat 59 mulai dari tulisan Arab dan, terjemah dalam bahasa Indonesia, dan isi kandungan maknanya. Semoga bermanfaat

 

 

 

 

 

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini